Perangkat materi pelajaran ini disusun untuk untuk siswa gunakan secara mandiri sehingga mereka dapat belajar sesuai dengan kapasitas dirinya. Oleh karena itu, modul memiliki ciri khas stand alone yaitu tidak tergantung pada media lain. Pengembangannya harus memenuhi kebutuhan belajar siswa, memudahkan pemakai untuk belajar.
Agar siswa tertarik untuk mempelajarinya maka materi modul harus up to date dan kontekstual, disajikan dalam unit-unit kecil, dilengkapi dengan contoh-contoh, ilustrasi yang jelas dan menarik. Untuk melengkapi kebutuhan belajar siswa maka modul sebaiknya dilengkapi dengan rangkuman materi, soal-soal latihan, tugas, dan instrumen evaluasi yang membangkitkan minat siswa belajar.
Instrumen penilaian harus membuka kemungkinan siswa melakukan self mengukur kemampuan sendiri. Bahasa yang digunakan harus komunikatif dan mudah siswa pahami. Modul harus dilengkapi juga dengan referensi yang mendukung materi sebagai sumber belajar siswa lebih lanjut.
Pengorganisasian naskah juga perlu diperhatikan dengan seksama agar siswa tertarik untuk mempelajarinya. Agar siswa memahami materi secara menyeluruh perlu menampilkan:
- Peta konsep materi
- Susunan materi dan perangkat lain sistematis
- Menempatkan naskah, gambar, ilustrasi, dan evaluasi disesuaikan dengan kebutuhan siswa.
- Stuktur naskah mudah dipahami
- Urutan perngkat modul mengikuti standar.
- Bahasa yang digunakan sesuai dengan kemampuan siswa untuk memahaminya secara mandiri.
Struktur modul secara keseluruhan pada umumnya terdiri atas kerangka isi sebagai berikut.
- Halaman Sampul
- Halaman Francis (Halaman setelah sampul yang menggambarkan isi modul secara sangat ringkas agar tiap orang tertarik untuk membaca lebih lanjut, biasanya menggunakan ilustrasi yang dapat menarik perhatian pembaca)
- Kata Pengantar
- Peta Modul ( Dalam konteks mata pelajaran)
- Daftar Isi
- Isi Modul (Tujuan, Metode, Materi, Contoh, Ilustrasi, Gambar, Latihan, Evaluasi)
- Glosarium
No comments:
Post a Comment